
Tual Mediasaiber. Komitmen DLHK Kota Tual dalam Penanganan Sampah
Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLHK) Kota Tual menegaskan komitmennya untuk memperkuat penanganan sampah sebagai bagian dari dukungan terhadap visi dan misi Wali Kota serta program strategis nasional Indonesia ASRI: Aman, Sehat, Indah.
Fokus Penanganan Sampah
Hal ini disampaikan oleh Kepala DLHK Kota Tual, Jamal Renhoat, S.Pd, dalam keterangannya kepada wartawan di ruang kerjanya pada Senin (18/05/2026). “Pembahasan kita hari ini fokus pada penanganan sampah. Semua kegiatan diarahkan untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan keamanan kota agar menarik investor dan mempertahankan reputasi Kota Tual,” ujar Jamal.
Kegiatan Rutin dan Kolaborasi Lintas Sektor
DLHK menjalankan kegiatan bersih-bersih secara rutin setiap Selasa dan Jumat. Kegiatan ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI dan Polri, sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat. Saat ini DLHK mempertahankan 778 personel dengan beragam tugas, mulai dari petugas sapu jalan, petugas angkut sampah, sopir armada, petugas taman, petugas TPA, hingga sekuriti. Upah karyawan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah, berada pada kisaran Rp500.000 – Rp1.500.000 per bulan.
Aturan Pembuangan Sampah dan Penataan TPS
Sesuai dengan PERDA 03 Tahun 2017, warga diimbau untuk membuang sampah hanya pada malam hari, pukul 20:00–05:00, di lokasi TPS sementara. Setelah pengangkutan selesai, TPS wajib dibersihkan dan baru boleh digunakan kembali pada malam berikutnya. Pembuangan sampah di bahu jalan dan trotoar dilarang. DLHK juga menata ulang titik TPS resmi dengan memindahkannya 5–10 meter ke dalam agar tidak mengganggu jalan protokol. Sejumlah TPS liar yang tidak ditetapkan pemerintah telah ditutup.
Menangani Gangguan Hewan dan Menjaga Estetika Kota
Salah satu tantangan yang dihadapi adalah gangguan hewan seperti kambing, sapi, anjing, dan ayam yang merusak TPS sehingga sampah berserakan ke jalan. Kondisi ini menimbulkan pencemaran lingkungan dan menurunkan estetika kota. DLHK bersama aparat melakukan penertiban pembuangan dan penutupan TPS liar untuk mengurangi gangguan tersebut.
Target: Kota Bersih Siang dan Malam
Ke depan, program kebersihan diarahkan agar Kota Tual tetap bersih dan tertata baik siang maupun malam. DLHK menargetkan untuk mempertahankan prestasi Kota Tual sebagai salah satu kota terbersih di Maluku. DLHK berkoordinasi erat dengan TNI/Polri yang memberikan dukungan lapangan dan back-up saat kerja bakti. Penanganan sampah dilaksanakan secara kolaboratif: pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat bersama-sama menjalankan program kebersihan, mempertahankan kinerja, meningkatkan kepatuhan warga, dan melanjutkan penertiban TPS agar kebersihan, keindahan, dan kenyamanan kota tetap terjaga.
Kepala DLHK Kota Tual mengucapkan terima kasih kepada Walikota Tual, A. Yani Renuat, dan Wakil Walikota Tual, Amir Rumra, yang telah mempercayakannya untuk menjadi pimpinan DLHK. “Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kepatuhan warga. Tanpa dukungan masyarakat, DLHK tidak dapat bekerja maksimal,” tutup Jamal.

